Sabtu, 07 Mei 2011

SISWA FAVORIT 2011

Minggu, 8 Mei 2011

Daftar Siswa Favorit / Teladan
MTsN Angkinang
Tahun Pelajaran 2010 / 2011

Versi : Akhmad Husaini

Munfika Rarawinarti ( VII B )
Maghfirah ( VII B )
Nita Anggraini ( VII C )
Winda Amalia ( VII D )
Syifauzzahra ( VII D )
Siti Nurhalisa ( VII D )
Siti Aulia Fitri ( VII D )
Arini Nor Oktavia ( VIII B )
Dewi Fitriani ( VIII B )
Masdah ( VIII B )
Yulia Susanti ( VIII C )
Maulidi Rahman ( VIII D )




RAGAM HSS

Minggu, 8 Mei 2011

ASRAMA AMUK HANTARUKUNG
YOGJAKARTA

Menurut kisah, sabalum asrama "Amuk Hantarukung" ini balum diulahakan ulih pamarintah kabupaten HSS asrama ini sudah ada tadahulu, tapi masih manguntrak lawan bapindah-pindah. Pamulaan manguntrak di daerah Pakualaman situ, inya habis kuntraknya di Pakualaman asrama pindah ka Perum Sawit Sari parak lawan asrama bubuhan Tapin (TUNGGUL). Kada lawas imbah itu asrama nang di ulahakan ulih pamarintah tuntung jadi kami pindahan kaasrama nang hanyar, Di resmiakan ulih Bupati HSS Drs.H.M.Syapi'i pada tanggal 10 Januari 2004 dan ngaran asrama tatap haja yaitu "AMUK HANTARUKUNG". Ada 30 buah kamar dan wayah ini hanyar urang ba20 nang mangganai, jadi sakitar 10 buah lagi kamar nang kusung. Fasilitas nang ada di asrama "AMUK HANTARUKUNG" yaitu: Ruang tamu, Ruang TV, Kamar Mandi 3 buah, WC 13 buah, Kamar 30 buah+Mija balajar+tilam&ranjang+Lamari,Kamar gasan tamu, Dapur, Kulkas dan Masin Cuci. Amun ada Urang HSS nang wayah ini kuliah di jogja bulih haja kalu handak jadi anggota asrama, datang haja langsung ka asrama "AMUK HANTARUKUNG" Syarat-syaratnya: Masih Kuliah dan balum manikah, Laki-Laki dan Urang Hulu Sungai Selatan.
Who I Want to Meet:
Dangsanak barataan, amun handak bailang ka asrama "AMUK HANTARUKUNG" datangi haja, kada usah basupanan apalagi takutan...!
Nih alamatnya:
Perum Griya Nirwana Blok D No 37 Rt.VIII Rw. 2 Klebengan Sleman Yogyakarta

BERITASKETSA




Minggu, 8 Mei 2011

Perlu Perhatian Serius

Penanganan fisik jalan jalur Loksado terutama untuk tujuan keselamatan pengendara dari resiko ancaman kecelakaan, mendesak diprioritaskan .

Selain adanya kondisi jalan putus di Desa Loksado yang berlangsung kian parah berminggu-minggu akibat longsor, berdasarkan hasil kajian Satlantas Polres HSS sejumlah titik lain menuju jalur obyek wisata dinilai sangat rawan mengundang kecelakaan.

Sedikitnya ada dua titik paling rawan mengundang kecelakaan akibat kondisi jalan yang ekstrem di kawasan Desa Mandapai dan Desa Halunuk.

Di kawasan tersebut ada aktivitas galian batu sehingga ada arus keluar masuk truk. Sementara kondisi badan jalan sempit sekitar 3 meter berkelok diapit tebing dan jurang curam. Jika hujan, maka kondisinya semakin sangat membahayakan bagi pengendara.

Kapolres HSS, AKBP Yusran Cahyo melalui Kasatlantas AKP Berlian Hartono, menyatakan pihaknya sudah melayangkan surat pemberitahuan dan laporan kajian lantas terkait pantauan adanya sejumlah titik jalan ekstim jalur Loksado yang sangat membahayakan nyawa pengendara dan merekomendasikan supaya secepatnya ditangani.***

LEBIH DEKAT DENGAN MTsN ANGKINANG



Minggu, 8 Mei 2011

Melahirkan Ribuan Alumni

Menyiapkan generasi masa depan yang terbaik melalui proses pendidikan sepanjang hidup bagi putra-putri terus berlanjut dalam tuntutan rasional.

Pendidikan merupakan investasi kehidupan manusia yang paling berharga. Pendidikan yang diharapkan melahirkan kepribadian muslim yang bertaqwa, berakhlak mulia, dan menumbuhkembangkan kreativitas dan kecakapan hidup. Madrasah Tsanawiyah Negeri Angkinang sebagai bagian komponen bangsa berperan serta dalam penyiapan sumber daya manusia yang dicita-citakan.

MTsN Angkinang adalah sekolah lanjutan pertama yang berciri khas keagamaan berlokasi strategis di Kecamatan Angkinang Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Terletak di tepi jalan trans Kalimantan. Mudah dijangkau dari berbagai arah. Merupakan satu-satunya MTsN di Kabupaten HSS yang lokasinya berada di tepi jalan raya Kandangan - Banjarmasin. Berjarak sekitar 7,5 Km dari kota Kandangan, ibukota Kabupaten HSS.

MTsN Angkinang telah melahirkan ribuan alumni yang telah berkiprah di masyarakat. Madrasah yang mengintregasikan muatan kurikulum nasional dan lokal dalam proses pembelajaran disertai pilihan berbagai ekstra kurikuler sebagai pengembangan kepribadian siswa dan dibina oleh dewan guru dan karyawan yang amanah.

Kegiatan ekstra kurikuler mampu mengembangkan bakat, kompetesi, dan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari bagi siswa MTsN Angkinang.

Kegiatn ekstra kurikuler di MTsN Angkinang : Burdah, Maulid Al Habsyi, Pramuka, dll. Burdah setiap hari Rabu. Habsyi hari Kamis. Pembacaan surah Yasin hari Jum'at. Pramuka sore Jum'at. Sekolah ini juga menerbitkan Buletin RIAK yang dikelola Perpustakaan Darul Fikri. Buletin ini dikhususkan bagi siswa untuk menyalurkan bakatnya dalam karya tulis. Seperti puisi, cerpen, kartun, dsb.

Suasana belajar yang nyaman dan tenang kian lengkap dengan fasilitas yang dimiliki MTsN Angkinang guna mendongkrak prestasi dan bakat siswa didiknya. Baik dibidang akademis maupun non akademis.

Fasilitas itu antara lain : Lapangan Olahraga, Laboratorium Bahasa, Laboratorium IPA, Mushala, dan ruang belajar.

MTsN Angkinang juga memiliki perpustakaan yang diberi nama Perpustakaan Darul Fikri. Perpustakaan ini memiliki koleksi buku yang lengkap dan ruangan yang cukup luas. Membuat siswa yang berkunjung makin betah berada disana.

Dalam kurun waktu beberapa tahun ini MTsN Angkinang telah meraih berbagai prestasi. Ini dapat dilihat dari banyaknya piala / tropi yang menghiasi ruang tamu kepala sekolah. Prestasi itu antara lain :

1. Tahun 1989 Juara I Lomba UKS Tingkat Provinsi Kalsel
2. Terbaik III Olimpiade Matematika Tingkat MTsN Angkinang se Kabupaten HSS
3. Juara I Wide Game Bersemarak
4. Juara Umum Gelar IMTAQ Pelajar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten HSS
5. Juara I Mushabaqah Al Barjanzi Tingkat Kabupaten HSS
6. Juara III Lomba Baca Puisi SMP / Sederajat se Kabupaten HSS
7. Juara III Lomba Seni Tari dalam rangka Hari Jadi Kabupaten HSS


SEJARAH DUTA TV



Minggu, 8 Mei 2011


Duta TV sebagai salah satu televisi lokal ternama di Kalimantan kini selalu hadir dengan memperluas jaringan daya siar dan pola siaran yang berkualitas. Didukung pemancar, studio dan teknologi broadcast, Duta TV menjadi satu-satunya televisi lokal yang kini memiliki ijin siaran tetap dari Menteri Komunikasi dan Informasi Republik Indonesia dan diakui Komisi Penyediaan Transport.
- Menyuguhkan berbagai program, acara, Duta TV sangat konsen sebagai televesi lokal news, agar menjadi trend setter masyarakat yang membutuhkan informasi yang cepat dan akurat agar akurat, bertanggung jawab dan selalu menginspirasi banua.
- Bersiaran di kanal 44 UHF, daya jangkau siaran Duta TV tidak hanya berada di Kota Banjarmasin, tetapi kota Banjarbaru, kabupaten Banjar, kabupaten Barito kuala, kab. Tapin dan Kawasan Banua Anam, kabupaten Tanah Laut, kabupaten Tanah Bumbu hingga Kapuas dan Pulang Pisau dari Kalimantan Tengah.
- Didukung sumber daya manusia yang ahli di bidangnya, sejumlah program unggulan tertuang dalam bentuk news bulletin dan news magazine yang penggarapannya 80 persen mengusung hasil produksi anak banua asli, sebagai karya in house program. Pola siaran yang mengutamakan konten lokal dan budaya Banjar, membuat tayangan-tayangan Duta TV, kian mudah diterima khalayak pemirsa.
- Unggul teknologi dan sumber daya manusia dalam menyuguhkan siaran dan tayangan televisi lokal yang berkualitas, membuat Duta TV menjadi sarana yang pas bagi anda untuk bermitra, baik untuk berpromosi maupun aktualisasi diri.***

JEMBATAN GANTUNG RUSAK



Minggu, 8 Mei 2011
Jembatan gantung menuju Air Terjun Kilat Api, Tanuhi Kec. Loksado Kab. HSS ambruk diterjang banjir beberapa waktu lalu. Pengunjung tak bisa lagi masuk ke dalam dengan kendaraan. Walaupun dipasang titian bambu, pengunjung terpaksa harus berjalan kaki. Jembatan ambruk ke dasar sungai . Mohon pihak berwenang dapat menangani masalah ini.***

Kamis, 07 April 2011

HARATAI, AKU RINDU







Jum'at, 8 April 2011

Perjalanan menuju Haratai adalah perjalanan yang cukup menegangkan. Arus sungai yang deras. Gunung Kantawan yang indah. Loksado menjelma kehidupan yang nisbi. Menuju Haratai sangat melelahkan.

Saat ini kami sedang berada di Masjid Darusshalihin Loksado untuk menuanikan shalat fardhu Dzuhur. Kami berangkat menuju ke kawasan air terjun Haratai setelah shalat Dhuhur dan istirahat siang.

Ke warung memesan teh es dan mie soto Banjar. Mendengarkan warga Loksado bercengkerama. Tapi kami tak mengerti. Kental dengan logat Bukitnya. Akan tetapi samar-samar terdengar mereka membicarakan soal desa dan problematikanya.

Ada anak-anak desa ke warung. Pemilik warung berinteraksi. Suasana warung kian ramai. Pengunjung kian bertambah. Kami menyantap sajian yang kami pesan.

Saat ini kami dalam perjalanan. Tampak bebatuan tanpa aspal. Jalur yang menanjak. Di kiri kanan jalan terdapat pohon jati, bambu, karet, dan yang lainnya. Sesekali kami berpapasan dengan penduduk setempat yang ramah. Ada terdapat kuburan Nasrani.

Senin, 04 April 2011

NAPA JAR ?


Senin, 4 April 2011

Kaya biasa aku kada karuan rasa. Gawian pinda sasain mauk. Napakah hari ini pina lain pada biasanya. Asa handak sarik tarus anu urang.

Hari ini di Angkinang gigir. Ada napa ? Di Warung Ijar Pakumpayan ada urang suting acara tipi suasta amun kada salah Trans 7. Masalah kuliner ujar urang. Ramiai banyak urangnya.

Minggu, 03 April 2011

DAFTAR ( SEMENTARA ) SISWA MTsN ANGKINANG TAHUN PELAJARAN 2011/2012







Senin, 4 April 2011

KELAS VIII A

M. Syarif Buseri, M. Ricky Adi Saputera, Hendrajat Setiawan, M. Khairul Syahri, Faturrahman T, Syahril Ramadhani, M. Arif Rahman Hakim, Fahriansyah, Mudrik Sulaiman, Wahyudin, Ali Akbar, Ahmad Zainuddin, Hefni Junaidi, Gusti Ratu Sartika, Nita Anggraini, Risma Amelia Hammyda, Diah Oktaviani, Merry Idhayati, Khairuna Amelia, Munfika Rara Winarti, Winda Amalia, Maghfirah, Norfahrida, Siti Aulia Fitri, Shahila Nahdiva Akbar.


KELAS VIII B

Ahmad Husaini Rizali, M. Mirhan Ariadi, M. Parauli, Muhammad, M. Fitriadi, Saipul Anwar, M. Jamali, M. Fadhil Ihsan, M. Khairullah A, Ahmad Azhar Basyir, Ahmad Gafuri, Ari Hidayat, Ridhani, M. Noor Hifzi, Naila Nuzulia, Nurul Aida, Noor Hafizah, Nurliani Santi Annisa, Saidatul Wahdah, Sinta, Siti Nurhalisa, Erviana, Lailatul Fazriah, Jumiati, Maisyura.

KELAS VIII C

M. Mukhlis Fauzi, M. Khairullah, M. Sauki Abrari, M. Fadil Risnanda, Ahmad Hafiz Anshari, Mahdiannor, M. Anwar Sadat, M. Ramadhan, M. Asaris Sujud, M. Maulidi Rahman, M. Taufiq Ridha, Tarmizi, Irfani Ghifari, Naziah Halwa, Lisa Putri Widdia Hastuti, Ermawati, Redhatul Jannah, Raidatul Nikmah, Niri Inderiani, Aminatul Zahra, Siska Miranti, Linda Monica, Siti Rahmawati, Kamalia Hasanah, Jumirah.


KELAS VIII D

Akhri Ramadhani, M. Ihsan Riswandi, M. Iqbal Firdaus, M. Fajar Fadillah, M. Riduan Masyhur, M. Hasanuddin, Faturrahman B, Nurdin Firmansyah, M. Mahendra, Zainal Abidin, Fahrudin, Rizki Akbar, Alfiannor Rakhman, Maya Melina, Sarkiah, Susanti, Erma Ernita, Hairi Julfah, Jumiah, Syifauzzahra, Sulla Rima Rahayu, Desi Daryani, Annisa Rahmah, Rismawati, Karmunah.


KELAS IX A


Abdullah Siddiq, Afri Wahdini, Agus Wahyuni, Ahmad Raihannor, Akhmad Gajali, Amaliyah, Amelia, Annisa Lidiawati, Arini Nor Oktavia, Asnah Asminah, Aulia Lizamuddin, Aulia Rahmah, Basriyah, Dewi Elianawati, Dewi Fitriani, Ema Fitria Febrianti, Erawan, Ermaliana Safitri, Fanji Ferry Sandi, Fatmawati, Fauzan Zainury, Gina Salwa Virginia Puteri, Hafazatunni'mah, Hafiz Majidi, Hatnah Fitriyah, Herlia Huspa, Herri Iswandi.


KELAS IX B

Hidayatul Isnayah, Ilhami Gusmayadi, Indra Mahyudin, Isna Latifah, Itro Rizal Muzakkir, Jamiatul Aqidah, Jarkasi, Khairul Anwar, Kifli, Latifah, Lia Norjannah, Linda Handayani, Luthfi Hidayat, M. Agus Rahmatullah, Mahriani, Maimunah, Maisyurah, M. Akhyar Rizani, Mariati, Mariatul, Maria Ulfah, M. Arsyad, Masdah, Maulidi Rahman, M. Iqbal Haitami.


KELAS IX C

M. Muhidin, M. Mulyadi, M. Noor, M. Noor Hidayat Fahmi, M. Ramadhani Fadeli, M. Ridhani Nurhadi, M. Rizki Muliawan, M. Sena Mizari, M. Septiadi, M. Suphian Sauri, Murliani, Musliati, Muslinah, Muzdhalifah, M. Yuni Hendriawan, Nana Riyanti, Nina Karliani, Nordina Aspiani, Norhidayati Fahrina, Norjatika Rahmah, Norkhalifah, Normah, Novia Hariati, Novi Yolanda, Nurhalisa, Nurul Abidah.


KELAS IX D

Nurul Hafizah, Popy Ariani, Rahmat, Retni Raida, Rezki Aulia, Rezky Prasetya Ramadhan, Risdah, Risna Hidayati, Risti Hardiyanti, Rizki Rahman, Rubiati, Salim Ma'ruf, Sari Fatmah, Shaufia, Siti Fatimah, Siti Lili Norsa'da, Siti Norjannah, Siti Raudah, Sri Maulida Yuniarti, Sri Mulyati Wahyuningsih, Sukmawi, Syahrudin, Yandi, Yulia Susanti, Zainal Abidin, Zulkifli.







JALAN PUTUS MENUJU LOKLAHUNG



Minggu, 3 April 2011

Hujan yang turun secara terus-menerus, mengakibatkan debit air Sungai Loksado dan Amandit semakin meninggi. Akibatnya beberapa ruas jalan dan perumahan yang berada dekat bantaran sungai tergenang.


Salah satu jalan utama menuju Desa Loklahung Kecamatan Loksado putus sepanjang lima meter dengan lebar empat meter. Hingga kini jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh masyarakat.


Sementara, di Desa Kamawakan Kecamatan Loksado juga ditemukan banyak jalan yang rusak, termasuk dua jembatan hancur akibat diterjang air yang cukup deras. Sampai berita ini diturunkan, arus lalu lintas di jalan desa tersebut lumpuh total. Membuat masyarakat anak Desa Kamawakan terisolir. Untuk memenuhi keperluan hidup, mereka mengadu nasib dengan menyeberangi sungai yang deras.


Sementara di Kecamatan Padang Batung dan Kandangan serta kecamatan lainnya yang ada di Kabupaten HSS. Ratusan selokan air yang ada di semua kecamatan juga terisi air hingga merembes ke beberapa badan jalan.


Akibatnya, jalan tergenang bahkan mulai memasuki ratusan pekarangan rumah warga.
Di daerah rawa dan sungai kondisi alam juga sangat mengkhawatirkan, karena curah hujan yang begitu tinggi membuat rawa dan sungai berangin. Beberapa pondok hancur diterpa angin yang deras. Beruntung peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa.


Dari keterangan beberapa warga setempat yang berada di Loksado mengatakan, jalan yang putus tersebut, awalnya tergerus air hingga setengah meter. Selanjutnya hujan turun dan debit air kembali meninggi, air sungai kembali mengalir dengan ribuan kubik sampah. Akibatnya Jalan tersebut kembali tersapu air hingga menghancurkan sisa jalan.


Berangkat dari permasalahan ini, pihak masyarakat sudah melaporkannya ke pihak kecamatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten HSS. Tapi, hingga kini masih belum ada tanggapan serius.


Marzuki salah seorang warga Loksado mengatakan, jalan menuju Desa Loklahung memang tidak bisa dilalui, tapi ada jalan setapak yang dapat dimanfaatkan. Meskipun jalan setapak tersebut sudah masuk dalam pekarangan rumah warga.


Diharapkan, dengan adanya keluhan ini pemerintah daerah dapat memberikan solusinya.
Ditempat terpisah, Kepala Desa Kamawakan Sapruddin mengatakan, jalan yang putus di desanya membuat anak-anak yang ingin ke sekolah dan masyarakat yang bekerja harus melalui sungai dengan cara berenang.


Jika jembatan tersebut tidak bisa dilewati dan tidak ada perbaikan dalam waktu dekat ini. Dikhawatirkan akan menimbulkan musibah baru, pasalnya, anak-anak yang ingin ke sekolah terpaksa berenang menuju desa lainnya agar dapat ke sekolah. Demikian pula dengan masyarakat yang ingin mencari nafkah juga harus menyeberangi sungai terlebih dahulu.


Sekretaris Daerah Kabupaten HSS Drs Achmad Fikry mengatakan, bahwa pihak pemerintah daerah khususnya Dinas PU sudah diminta untuk mendata dan melakukan tindakan untuk melakukan penanganan terhadap kerusakan jalan dan jembatan yang ada di kecamatan Loksado.


Menurutnya, jalan yang putus tersebut sudah di periksa dan hasilnya akan diperbaiki. Namun pola perbaikan yang akan dilakukan adalah dengan memberdayakan masyarakat setempat. Pasalnya, material perbaikan seperti batu dan pasir banyak terdapat di desa tersebut. “Kita sudah perintahkan pihak PU untuk melakukan perbaikan bersama warga,” ujarnya.


Terkait dengan jembatan yang rusak di Desa Kamawakan pihaknya masih belum menerima laporan. Kendati belum menerima laporan secara resmi, pihaknya akan meminta pihak PU untuk melakukan pendataan dan mengambil langkah-langkah baru untuk menanggulangi kerusakan jembatan tersebut. Pasalnya jika jembatan dan jalan tersebut tidak diperbaiki maka akan dapat menimbulkan kerusakan baru. “Jika tidak segera ditanggulangi, ditakutkan akan menimbulkan kerusakan yang meluas pada jalan dan jembatan. Karena kerusakan tersebut dapat merembet ke badan jalan lain,” ujarnya.

JELAJAH HSS 2011


Malaris


Air Terjun Haratai



Gunung Kantawan

Minggu, 3 April 2011

Jelajah HSS 2011 digelar sebagai bentuk rasa cinta dan kepedulian kepada banua tercinta, Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

Sepanjang tahun 2011 ini kami akan mendatangi tempat menarik yang ada di HSS. Seperti tempat wisata, tempat ibadah, peninggalan sejarah, pasar tradisional, dsb.

Momen ini dijadikan pula sebagai bentuk untuk menginventarisir kawasan yang memiliki daya tarik dalam berbagai sisi.

Triwulan pertama daerah yang mendapat kehormatan untuk dikunjungi adalah Kecamatan Loksado. Juga Kecamatan Padang Batung.

***

Kegiatan ini merupakan bentuk rasa cinta terhadap banua, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Sepanjang tahun 2011 beberapa tempat di HSS akan didatangi.

Dengan tujuan tempat wisata, tempat sejarah, pasar tradisional, dsb. Loksado adalah kecamatan pertama yang mendapat kunjungan.

Hari Minggu (3/4/2011) kami ke Air Terjun Riam Barajang / Anai di Malaris. Kami juga menemukan jalan di Desa Loksado menuju SDN Loklahung hampir tak bisa dilewati akibat tergerus air sungai. Padahal jalan itu jalan beraspal dan cukup vital bagi warga di desa tersebut. Semoga pihak berkompeten di Pemkab HSS dapat mengatasi masalah yang satu ini.


Pendukung Kegiatan : Sketsa HSS

Tim Peserta : RIAK Adventure

Peserta : Akhmad Husaini, Akhmad Rizali, Mahmudin, Denny Rasulinnor, M. Dedi Wahyudi.

Tujuan Triwulan Pertama : Air Terjun Haratai, Malaris, Tugu Niih, Air Terjun Kilat Api, Air Terjun Riam Barajang / Anai, TMP Pusara Bakti Banua, Bendungan Amandit, Benteng Madang

Bayar Iuran Serikat Kematian di Tempat Almarhum Sariansyah

 Selasa, 6 Oktober 2026 Bayar iuran Serikat Kematian di tempat almarhum Sariansyah bin Muhammad Isa, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkin...