Jum'at, 2 Oktober 2015
MELANGKAH DI JALAN, MENULIS DI HATI (Catatan Perjalanan, Renungan, dan Kisah Sederhana dari Sudut-Sudut Kehidupan)
Kamis, 01 Oktober 2015
Akhirnya ke Banyu Landas Juga
Jum'at, 2 Oktober 2015
Rabu
(30/09/2015) sekitar pukul 15.00 WITA saya bersama empat teman lainnya yakni
Amud, Rizal, Sari, dan Novi jalan-jalan ke Banyu Landas, Desa Kaliring,
Kecamatan Padang Batung, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Menyaksikan
dengan mata kepala sendiri daya tarik wisata baru berupa aliran sungai beberapa
ratus meter yang di kiri kanannya banyak bebatuan. Menjadi tempat
orang bersantai dan berhibur diri. Tempat ini
sekarang sangat tren di kalangan warga Kabupaten HSS.
Setelah memarkir
kendaraan di tempat yang sudah tersedia kami lalu berjalan kaki.
Menyeberang jalan sekitar seratus
meter. Saat kami berada disana tampak sudah banyak orang. Baik anak-anak,
remaja, dewasa dan yang tua.
Ada sekitar
tujuh buah warung minuman yang berada
disana. Juga ada jasa penyewaan ucus (ban dalam) bagi yang ingin
berenang. Juga tempat ganti pakaian. Warga HSS memang butuh
tempat seperti ini. Murah meriah dan mudah untuk dijangkau.
Karena
sekarang sedang musim kemarau jadi air surut dan banyak batu menyembul. Entah
nanti saat musim air dalam atau musim hujan, tempat ini mungkin untuk sementara
tidak berfungsi lagi.
Kami menyaksikan
aktivitas warga yang sedang
malunta, atau mencari ikan dengan
jaring. Juga dari arah hulu sungai melintas beberapa buah
lanting paring yang dibawa warga menuju ke Kandangan.
Warga atau pengunjung yang
berada di tengah sungai harus menepi dulu untuk memberi
jalan lanting paring
lewat.
Hal lumrah yang
perlu diperhatikan saat ada orang banyak adalah sampah makanan dan minuman
ringan. Saya saksikan tak ada tempat sampah disana. Sampah
hanya ditumpuk di tempat kosong lalu setelah banyak dibakar. Mudahan pihak pengelola, dalam hal ini
warga setempat memperhatikan hal ini. Agar lokasi
ini tetat terjaga dengan baik serta lestari.
Setelah hampir
satu jam berada di Banyu Landas kami pulang kembali kerumah. Setelah mengambil kendaraan di tempat parkir kami menuju arah Kandangan
terus balik ke Angkinang, tempat tinggal kami. (akhmad
husaini)
Tergadai Senyawa Melandai
Kamis, 1 Oktober 2015
Mereka lebih hebat
dari yang lain
yang pernah kau
campakkan
bayang kerinduan
yang jalang
mimpi-mimpi redup
mempesona
ringkih peradaban
pilu
nyanyi hati yang
sunyi
saling berarti
membawa bakti
satu tuju meratap
banyak sensasi
disini dalam
keramaian pasti
cita-cita yang pernah
kau tawarkan
menyimpan berjuta
kekayaan alam
menuntas arti
sepanjang jalan
menjunjung tinggi
sunyi yang lara
merangkai kebajikan
hakiki
tergadai senyawa
melandai
disini aku butuh
ketenangan jiwa
Lampung yang pernah
kau ketahui
ada gajah sumatera
yang terkenal
semboyannya Sang
Bumi Ruwa Jurai
cobalah potensi
tersedia disini
retas batas
nyanyian yang syahdu
aku ingin terus sendiri
disini
memagut persembahan
yang rinai
Kandangan, 07-09-2015
Mengadu Nestapa Diri
Kamis, 1 Oktober 2015
Cinta yang tulus
suci ini
aku percaya kepada
dia
yang selalu
kesepian
mengadu nestapa
diri
satumat-tumat pajah
listrik malam Senin
kenyataan hidup
yang tak sempurna
suplai negeri yang
terbatas
hanya ini pakaian
yang kumiliki
buah kekalahan yang
pernah kau rasa
kita harus bekerja
banyak dari kehidupan
sungguh berani sekali
kamu ini
kau memagut
hari-hari yang setia
kada apa-apa nang
diulah
berhenti sejenak
membingkai hari
nyaman banar dibari
fasilitas pemerintah
berdua saling
berkasih sayang
pisah sehari rasa
sebulan
teman sepanjang
hari
apa yang kau harap
dari semua itu
jangan sakahandak
hati
kalau saja semua
bisa direngkuh
saling berbagi
keceriaan
kebimbangan di negeri
senarai
senyum manis terus mengembang
Kandangan, 06-09-2015
Langganan:
Postingan (Atom)
Bayar Iuran Serikat Kematian di Tempat Almarhum Sariansyah
Selasa, 6 Oktober 2026 Bayar iuran Serikat Kematian di tempat almarhum Sariansyah bin Muhammad Isa, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkin...
-
Sabtu, 30 Maret 2013 Selain ketupat dan dodol, apabila menyebut nama daerah pahuluan, khususnya Kandangan, sejurus tentu terbayang kes...
-
Sabtu, 9 November 2024 KH Fakhruddin Nur berasal dari Kuala Tungkal, Provinsi Jambi. Biasa disebut juga Guru Tungkal. Materi ceramahnya men...















