Kamis, 09 Juni 2011

KAWAN WAKTU MASIH SAKULAH

Jum'at, 10 Juni 2011

WAKTU MASIH SDN ANGKINANG 1 (1987-1992)

Ma'mun Syarif, H.Abdurrazak, Fadli, Sa'diannor, Ika Damayanti, Yulianti Pratiwi, Jamiati, Irus, Sari, Jannah, Ina Yastika.............

WAKTU TK/TPA AL-AMAN ANGKINANG


WAKTU MASIH MTsN ANGKINANG (1992-1995)

Suhai, Iril, Bastani, Masrin Huzairin, M. Ardani, Margareta Ayu, Sri Fajaryati, Arina, Siti Jubaidah,


WAKTU MASIH MAN 2 KANDANGAN (1995-1998)

Rabiatul Adawiah, Maria Ulfah, Amak,...............


TENAGA PENDIDIK / TATA USAHA MTsN ANGKINANG TAHUN 2011/2012

Jum'at, 10 Juni 2011

TENAGA PENDIDIK / GURU

1. M. Syakhrul, AB. S.Pd ( Kepala Sekolah )
2. Abdurrahman ( Wakil Kepala Bidang Sarana Prasarana )
3. Rudi, S.Pd ( Wakil Kepala Bidang Kurikulum )
4. Mawariah, S.Pd.I ( Wakil Kepala Bidang Kesiswaan )
3. Dra. Nurhamidah
4. Norfahmi, S.Pd
5. M. Mukhliannor, S.Pd
6. Nasrullah, S.Pd
7. Saleh Suaidi, S.Ag
8. Ahmad Yamani, S.Ag
9. Lina Hayati, S.Pd
10. Jauharatunnisa, S.Pd
11. Amali Hayati, S.Pd
12. Mariani, S.Pd
13. Muslihan, S.Ag
14. Hasiati, S.Ag
15. Rabiatul Adawiah, S.Ag
16. Jazuli, S.S
17. Ir. Dewi Nuzuliah
18. Hj. Rahmaniah, S.Hut
19. Ahmad Haitami, S.Pd
20. Ratnasari, S.Pd
21. Yenni Puspita Dewi
22. Musthapa Hadi, S.Pd.I
23. Nor Hasanah, S.Pd.I
24. A. Berkati
25. Maulia Ulfah, S.Pd
26. Rusnawati, S.Pd
27. Drs. Sayuti
28. Barratutthaqiah, S.Ag
29.
30.
31.
32.
33.
34.

TATA USAHA

1. Samideri ( Kepala Tata Usaha )
2. Ida Royani
3. Maslimah
4. Nurhasanah
5. Akhmad Husaini
6. Abdul Hasani

Rabu, 08 Juni 2011

SUSAHNYA MENCARI DARAH




Kamis, 9 Juni 2011

PERLU KESABARAN
SUPER TINGGI

Jangan sia-siakan darahmu. Makanya jangan sampai terjadi pertumpahan darah. Karena mencari darah itu susah.

Ini seperti yang kualami sendiri belum lama tadi. Untuk keperluan keluarga yang membutuhkan. Cari sana-sini. Golongan darah yang dicari adalah B.

Akupun berburu darah. Karena keluargaku itu membutuhkan dua kantong darah. Untuk itu aku berusaha mendapatkan dua orang yang akan mendonorkan darahnya.

Malam, usai shalat Maghrib aku ke Tagana HSS. Di poskonya aku mencari data anggotanya yang punya golongan darah B. Satu-persatu dihubungi lewat HP.

Karena tak membuahkan hasil lantas aku pergi ke Meratus Hijau, sebuah perkumpulan pencinta alam di HSS. Bertemu sang ketuanya langsung. Sehingga urusan lebih mudah. Cari-cari ada yang bersedia. Satu orang, perempuan. Yang lain beda golongan darah.

Untuk mencari yang satu lagi aku ke Tibung, tempat rekanku Aliman Syahrani. " Aku tak bisa membantu, besok ikut lomba balanting paring,"ujarnya. Tapi dia menyarankan aku menghubungi BPK Taqwa dan BPK Rangganala.

Besok harinya di RSUD Brigjend H.Hassan Basry Kandangan, tempat keluargaku dirawat. Rekan dari Meratus Hijau sudah datang. Lalu kuajak ke ruang laboratorium tempat pemeriksaan darah. Setelah diperiksa ternyata tensi darahnya rendah. Sehingga tak bisa didonorkan.

Sebenarnya aku tak pernah menghadapi masalah seperti ini. Boleh dikata gagap berurusan dengan orang banyak. Apalagi prosedur yang berbelit-belit.

Bingung tak jua mendapatkan orang yang mendonorkan aku pulang ke rumah. Disaat pikiran tidak karuan seperti itu, kuambil air wudhu lalu shalat sunat dan berdo'a kepada Allah SWT dimudahkan dalam menghadapi segala urusan.

Aku teringat dengan tetangga desaku yang punya golongan darah B. Kuhubungi dia, lantas ia menyanggupi. Karena sesuai, sekantong darahpun didapatkan. Tapi masih perlu satu kantong lagi.

Ada yang menyarankan cari ke tentara atau polisi. Tapi rekan yang lain melarang. " Prosedur cukup sulit," ujar rekan saya.

Lantas aku coba-coba datang kembali ke Tagana HSS. Mungkin ada jalan keluar. Terus terang saja baru kali ini aku menghadapi masalah seperti ini. Biasanya aku cuma membantu teman. Tinggal beres saja. Tapi kali ini aku sendiri yang menjalaninya.

Di sekretariat Tagana HSS ada dua orang anggota Tagana. " PakRieval tadi mau donor. Kalau mau nanti saya hubungi beliau. Karena sekarang ada di Pagar Haur jadi panitia lomba balanting paring,"ujar anggota Tagana HSS itu.

Setelah mendapat kepastian aku kembali ke rumah sakit. Sambil menunggu kedatangan mereka. Akhirnya Rieval Cahyadi datang bersama rekan-rekannya.

Di ruang laboratorium ia diperiksa. Namun hasilnya lagi-lagi tidak bisa didonorkan. Tekanan darahnya tinggi. Namun Alhamdulillah berkat Pak Rieval, dengan menghubungi rekannya yang lain, bernama Azhari, bisa mendonorkan darahnya. Sekantong darahpun menggenapi yang sudah ada.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mendonorkan darahnya. Semoga kebaikan yang diberikan mendapat ganjaran setimpal dari Allah SWT. Amien....


HUMAN INTEREST



KENAL SEJAK KECIL

Bagi warga di Kecamatan Angkinang, Kanbupaten Hulu Sungai Selatan khususnya Taniran Kubah tentu wajah diatas sudah tidak asing lagi. Siapa tidak kenal dengan Ubik. Ciri khasnya adalah memakai pakaian serba kuning. Aku mengenalnya waktu usia 6 tahun. Karena sering diajak orangtua ke Taniran. Jadi sering melihatnya. Konon katanya Ubik banyak berisi tabungan di bank.


MAHALNYA HARGA BAMBU DIKELUHKAN PERAJIN

Kamis, 9 Juni 2011

Perajin lukah (alat penangkap ikan tradisional), di Nagara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, mengeluhkan makin mahalnya harga bambu sebagai bahan membuat lukah.

Mahlan, salah seorang perajin menuturkan, harga bambu maupun rotan sebagai bahan baku, kini mengalami kenaikan seiring naiknya harga kebutuhan pokok.

" Sekarang harga bambu Rp.10 ribu/batang. Sebelumnya hanya Rp.5.000,- Sedangkan satu ikat rotan isi 200 batang dengan panjang empat meter seharga Rp.60 ribu. Padahal sebelumnya hanya Rp.40 ribu, " katanya.

Untuk mendapatkan bambu sebenarnya mudah, karena bambu yang ada di Loksado potensinya cukup berlimpah. Sedang bahan baku jenis rotan didatangkan dari daerah Kalteng.

Namun akhir-akhir ini barangnya semakin langka hingga berimbas harganya jadi mahal.

Mahlan mengaku sempat berhenti membuat lukah, karena harga satu ikat rotan isi 200 batang mencapai Rp.90 ribu. " Namun setelah harga turun menjadi Rp.60 ribu saya kembali membuat lukah," ujar ayah empat anak ini.

Mahlan biasa membuat lukah dan tampirai dengan berbagai ukuran, selain untuk dibuat sendiri, lukah dijual ke pedagang pengumpul yang datang ke rumahnya.

Selain sebagai perajin alat jebakan ikan, warga setempat juga hidup sebagai nelayan, karena tinggal di daerah rawa-rawa yang tidak pernah kekeringan dan salah satu penghasil ikan terkenal di Banua Enam. Hasil kerajinan lukah juga dipasarkan ke kabupaten lain di Kalsel bahkan sampai ke Kalteng.

PERSYARATAN MOS MTsN ANGKINANG 2011/2012

Kamis, 9 Juni 2011

PERSYARATAN DAN PERLENGKAPAN
PESERTA MASA ORIENTASI SEKOLAH (MOS)
MTsN ANGKINANG
TAHUN PELAJARAN 2011/2012


< PAKAIAN >

PUTERA

1.
Baju kaos putih lengan panjang
2. Celana panjang pramuka
3. Sepatu warna hitam
4. Kaos kaki berwarna putih
5. Topi purun yang diberi hiasan
6. Bakul purun yang diberi hiasan
7. Rambut SKI 1


PUTERI

1. Baju kaos putih lengan panjang
2. Rok pramuka
3. Sepatu warna hitam
4. Kaos kaki berwarna putih
5. Topi purun yang diberi hiasan
6. Bakul purun yang diberi hiasan
7. Memakai jilbab


Nama peserta MOS dan tokoh pahlawan Indonesia ditulis pada karton berwarna putih ukuran 25 x 10 cm. Lalu dilaminating dan diikat dengan tali berwarna putih.

KELENGKAPAN HARI PERTAMA

Bakul, buku, polpen, aqua, makanan ringan untuk siswa, telor tentara, wadai tunangan.



KELENGKAPAN HARI KEDUA

Pisang penguasa, kacang menari, pupur basah, bakul, buku, polpen.



KELENGKAPAN HARI KETIGA

Membuat surat, air artis, kue akar pinang, bakul, buku, polpen.


* Keterangan : Kelengkapan sewaktu-waktu bisa berubah.



PELAKSANAAN MOS
7, 8, 9 JULI 2011


Ingin tahu nama peraih 10 besar tes tertulis PSB 2011 ?
Apa saja yang perlu dibawa saat MOS nanti ?
Ingin mengetahui daftar siswa baru MTsN Angkinang kelas VII ?
Serta informasi apa saja tentang MTsN Angkinang ?


Click on :

facebook : akhmad.husaini@yahoo.co.id
blog : www.sketsahss212.blogspot.com
HP : 087816181850


10 BESAR TES TERTULIS PSB MTsN ANGKINANG 2011/2012

Kamis, 9 Juni 2011

1. Fitri Norbaity Aziza ( 96)
2. Norhaliza Luthfita (92)
3. Norkhalishah (92)
4. Rusmilawati (88)
5. M. Khulaifi Alfian (88)
6. Anisa Rahmah (88)
7. Khairun Hafiza (88)
8. Norhikmah (88)
9. Norlatifah (88)
10. Ria Erni (88)

Selasa, 07 Juni 2011

PESONA HSS

BALANTING PARING SUNGAI AMANDIT, LOKSADO HSS






Rabu, 8 Juni 2011

HSS NEWS

Rabu, 8 Juni 2011

SERAHKAN BENIH UNGGUL


Bupati HSS Dr. H. Muhammad Safi'i, MSi baru-baru tadi menyerahkan 43.875 kg benih dan dana Laboratorium Lapangan sebesar Rp209.650.000 untuk 70 Kelompok Tani yang tersebar di 19 Desa di Kecamatan Daha Utara.

Acara tersebut didahului dengan melakukan semai benih unggul, yaitu jenis Ciherang secara simbolis untuk Kecamatan Daha Utara di Kelompok Tani Kali Pantang Desa Hamayung Kecamatan Daha Utara.

Semai tersebut dilakukan oleh Bupati HSS H Muhammad Safi'i , Sekda HSS H Achmad Fikry, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten HSS dan Ir H Sugiannor dari Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalsel.

Pada kesempatan tersebut Ir H Sugiannor menyebutkan Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) yang disampaikan oleh Pemerintah diharapkan dapat peningkatan produktivitas padi, bahwa benih unggul ini adalah benih yang bersertifikat dan terjamin mutunya. Termasuk adanya pengawasan akan mutu dari benih yang disalurkan, baik melakukan cek mutu dan juga cek daya tumbuhnya, secara mudah untuk melakukan cek mutu ini yaitu dengan melakukan perendaman benih pada air garam, apabila mengapung maka benih tersebut kurang baik.

Juga disebutkannya untuk kedepan bahwa BLBU ini agar selalu direncanakan lebih awal terhadap resiko, yaitu baik resiko terhadap gangguan hama penyakit, maupun terhadap pengamanan akan pertumbuhan tanaman.

Menurutnya produktivitas padi di lahan lebak sangat diperhitungkan, karena sesuai dengan data bahwa untuk tahun 2010 dari target 2,1 juta ton di Kalimantan Selatan, namun realisasi hanya 1,864 ton dan untuk tahun 2011 ditargetkan 2,132 ton, namun perkiraan pada lahan persawahan realisasi hanya 1,942 ton, sehingga kekurangan dari target tersebut diharapkan hasil panen di lahan lebak, sebagaimana lahan di Kecamatan Daha Utara.

Pada kesempatan arahan Bupati HM. Safi'i, mengajak untuk kerja keras untuk mensukseskan tanam padi di lahan lebak Kecamatan Daha Utara pada musim rintak sekarang ini, karena diketahui bahwa untuk tahun 2010 yang lebih dominan keadaan rawa di wilayah lebak masih berair sehingga minim untuk penanaman padi, juga ditambahkan dalam bertanam padi lakukan sambil belajar yang kemudian manfaatkan dan praktikkan hasil belajar, serta Bupati menginstruksikan kepada SKPD terkait untuk memobilisasi semua potensi dengan suatu gerakan, jangan sampai menunggu, akhir dari arahan tersebut Bupati menyebutkan jangan lupa untuk berdo'a dan bekerja.

SISWA BARU MTsN ANGKINANG TAHUN 2011/2012

Rabu, 8 Juni 2011

DAFTAR SISWA MTsN ANGKINANG
TAHUN PELAJARAN 2011/2012

HASIL PSB MTsN ANGKINANG TAHUN 2011/2012

Rabu, 8 Juni 2011

1. Jumlah Pendaftar : 164 Laki-Laki : 67 Perempuan : 97

2. Tidak Lulus : 24 Diterima : 140

3. Yang tidak Lulus :

Mira Yasnatia , M. Faisal Ramadhani , Munfika, Uswatun Hasanah, M. Amin, Fikri Haikal, Husin Kaderi, M.Aziz, Hendra Taufan, M. Mujiburrahman, M. Ariyanto, Siti Ramadayanti, Ahmad Syauqi, M. Radia, M. Rifani, M. Aflan Wajidi, Reza Palupi Hidayat, Supiannor, Imelda Ariani, Rabiatul Adawiah, Suriani, Julhendra, Faisal Al Nafarin, Akmal Riskullah Ramadhan.

Bayar Iuran Serikat Kematian di Tempat Almarhum Sariansyah

 Selasa, 6 Oktober 2026 Bayar iuran Serikat Kematian di tempat almarhum Sariansyah bin Muhammad Isa, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkin...