Kamis, 04 Juni 2026

Puisi AHU : Singgah Sengkarut Senyap Kenduri Nestapa Membara

 Jumat, 5 Juni 2026


Beban impian intonasi stigma panorama restu imajinasi

citra dinamika tawaran aroma kenangan selera cinta

panutan dimensi latah kesenduan cahaya dimensi ranum

jejak aturan meniku pemahaman selera kerinduan ritmis

konotasi remang janji pelangi etalase semburat takluk

bayang memintal teguh fanatik jelita malam kejora sinis

 

Singgah sengkarut senyap kenduri nestapa membara

arus konotasi pualam cahaya langgam pandangan akrab

pilihan hati belenggu sejarah pasrah tendensi guramang

imajinasi ruang lingkup panutan membara langgam

bentang ratapan pongah seteru senang terpikat gugat

mahakarya tempias kelindan waktu tajam kian latah

tekad kekuatan membaja generasi megah lumrah

 

Urgensi tendensi asmara tuntas semerbak gelisah

sentimen pengaruh lindap kekuasaan terjal derita

potensi nalar semburat lagu gerutu tentu meniku

tak semua biasa kau genggam dengan nyata

sengkarut lensa pandangan aroma tepian gemericik

seteru langkah imajinasi tulus mimpi optimis derajat

 

Simbol prasangka kelam lumrah rasa tegas derajat

terawang wacana diri kemungkinan restu

upaya sadar tendensi optimis guramang manja

dendang tempias maksud sadar kesungguhan tipis

menimang sempurna maksud puncak ironi

berjalan banyak dekapan pelihara semarak

 

Angkinang Selatan, 5 Juni 2026


Puisi AHU : Gulita Kelindan Arus Semburat Geliat Sumbang

 Jumat, 5 Juni 2026


Pualam diri sandaran maksud tujuan tajam kelindan

tangguh merenda puncak bahagia nestapa merona

antusias tajam kemampuan benteng wacana stigma

kemungkinan makna kepastian sembilu tuntas membara

ruang kosong dinamika gemilang memantau stigma

gebalau bahagia sunyi lerai kepastian gelombang

 

Gulita kelindan arus semburat geliat sumbang

perjuangan tegas imitasi harapan wacana semburat

potensi diri senyap antusias gemerlap cahaya tabiat

kelindan utama senarai harapan maksud kian purba

sengkarut dinamika pulang ritus pesta perdaya sinis

rengkuh nestapa perjalanan ibarat samudera obsesi

kemilau batas panutan gelayut potensi guramang

 

Semampai ranum impian derajat maksud lampau

balada kelanjutan irama penantian panjang seteru

poros kembara jejak kelana benalu janji potensi

komitmen nyata langkah imajinasi stigma prasangka

musnah belenggu risau sentimen tabiat ragam

gelisah kenangan ritus janji bungkam irama sadar

 

Tuntas impian ketentuan nyata hampa menerpa

pengobar intonasi lumrah jauh meniku antusias

gempita sudut kemampuan irama tuntas bingkai

isyarat obsesi terpukau jantung ketentuan purnama

alasan kuat kekal hinggap makna tempias merdu

kemilau membentang siasat diri lintasan peradaban

 

Angkinang Selatan, 5 Juni 2026

Kamis Pagi di Sebuah Kelas di MTsN 3 HSS

 Kamis, 4 Juni 2026




Beginilah suasana yang ada di dalam kelas di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (04/06/2026) pagi. (ahu)

Siswa MTsN 3 HSS Pulang Sekolah Kamis Pagi

 Kamis, 4 Juni 2026





Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Salatan (HSS) saat pulang sekolah, dari madrasah yang berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (04/06/2026) pagi. (ahu)

Siswa MTsN 3 HSS Berdoa Sebelum Mengikuti ASAS II Genap Tahun Pelajaran 2025/2026

 Kamis, 4 Juni 2026




Siswa Kelas VII E Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) berdoa sebelum mengikuti Asesmen Sumatif Akhir Semester (ASAS) II Genap Tahun Pelajaran 2025/2026, di ruang kelas madrasah, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (04/06/2026) pagi. (ahu)

Yudha Bersiap Tampil Membawakan Kuntau pada Perpisahan Kelas IX MTsN 3 HSS Tahun 2026

 Kamis, 4 Juni 2026









Yudha bersiap unjuk kebolehan, menampilkan seni beladiri tradisional Kuntau, dalam rangka memeriahkan Pengukuhan dan Perpisahan Siswa Kelas IX Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun Pelajaran 2025/2026, pada hari Rabu (20/05/2026) pagi. Siswa Kelas VIII MTsN 3 HSS ini tampil secara individu dihadapan tamu, undangan, para guru, Tata Usaha, orangtua siswa, yang hadir pada acara Pengukuhan dan Perpisahan Siswa Kelas IX Tahun 2026. (ahu)

Ada Sosialisasi SMAN 1 Angkinang di MTsN 3 HSS Suatu Pagi

 Kamis, 4 Juni 2026














Sosialisasi SMAN 1 Angkinang di mushala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (01/04/2026) pagi. (ahu)

Suatu Pagi di Ruang PTSP MTsN 3 HSS

 Kamis, 4 Juni 2026




Suasana di ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (07/05/2026) pagi. (ahu)

Baah di Bawah Jembatan Kayu Ulin MTsN 3 HSS Suatu Pagi

 Kamis, 4 Juni 2026




Baah (banjir) akibat luapan sungai Angkinang di bawah jembatan kayu ulin Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Senin (18/05/2026) pagi. (ahu)

Menikmati Ayam Bakar di Muara Taniran Kamis Pagi

 Kamis, 4 Juni 2026




Saat berada di sebuah warung yang ada di Muara Taniran, berlokasi di sekitaran Desa Bakarung, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (04/06/2026) pagi. Menikmati nasi putih, lauk ayam bakar, dengan kuah sop, berteman segelas teh es. Tak lupa makanan favorit itu diguyur dengan beberapa sendok sambal pedas. (ahu)

Melewati Jalan Mandampa Arah ke Kamat Pakuan Timur Kamis Pagi

 Kamis, 4 Juni 2026







Dalam suasana yang teduh di hari Kamis (04/06/2026) pagi. Saya melintasi salah satu ruas jalan kabupaten yang membelah hamparan hijau di sekitaran Mandampa menuju arah Kamat, Desa Pakuan Timur, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Jalan beraspal yang tidak begitu lebar itu seakan menjadi lorong alami di tengah rimbunnya vegetasi tropis. 

Pohon-pohon pisang menjulang di sisi kiri, sementara aneka pepohonan dan semak belukar tumbuh rapat di kanan dan kiri jalan. Suasana terasa tenang, hanya sesekali ditemani suara burung dan desir angin yang bergerak di antara dedaunan. Lokasi ini berjarak sekitar tiga kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. Tidak ada tujuan khusus selain menikmati perjalanan dan merekam suasana yang mungkin bagi sebagian orang terlihat biasa. 

Namun justru di tempat-tempat sederhana seperti inilah sering tersimpan keindahan yang luput dari perhatian. Mumpung ada waktu dan kesempatan, saya menyusuri jalan ini dengan ditemani sepeda motor butut yang setia mengantar ke berbagai sudut kampung dan pedalaman. Kendaraan tua itu mungkin tak lagi gagah, tetapi selalu memiliki cara untuk membawa saya menemukan cerita-cerita kecil yang menarik untuk diabadikan. 

Di tengah hiruk-pikuk kehidupan yang semakin cepat, ruas jalan sunyi di pedalaman Telaga Langsat ini mengingatkan bahwa ketenangan masih dapat ditemukan. Cukup melambat sejenak, memandang hijaunya alam sekitar, lalu menikmati perjalanan sebagaimana adanya. Terkadang, perjalanan yang paling berkesan bukanlah tentang seberapa jauh kita melangkah, melainkan seberapa dalam kita mampu menikmati setiap jengkal jalan yang dilalui. (ahu)

Puisi AHU : Singgah Sengkarut Senyap Kenduri Nestapa Membara

 Jumat, 5 Juni 2026 Beban impian intonasi stigma panorama restu imajinasi citra dinamika tawaran aroma kenangan selera cinta panutan d...