Jumat, 27 Februari 2026

Rabu Pagi Menengok Taman Bak Semen MTsN 3 HSS

 Sabtu, 28 Februari 2026





Taman bak semen Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (25/02/2026) pagi. (ahu)

Progress Proyek Pembangunan di MTsN 3 HSS Jumat Pagi

 Sabtu, 28 Februari 2026













Progress proyek pembangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Tipe 2 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahap II, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (27/02/2026) pagi. (ahu)

Jembatan Kayu Ulin MTsN 3 HSS Jumat Pagi

 Sabtu, 28 Februari 2026




Jembatan kayu ulin Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (27/02/2026) pagi. (ahu)

Spanduk Tempat Pendaftaran PMBM MTsN 3 HSS Tahun Pelajaran 2026/2027 Rabu Pagi

 Sabtu, 28 Februari 2026






Spanduk tempat pendaftaran Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahun Pelajaran 2026/2027, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (25/02/2026) pagi. (ahu)

Jumat Pagi Melihat Progress Proyek Pembangunan di MTsN 3 HSS

 Sabtu, 28 Februari 2026








Melihat progress proyek pembangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Tipe 2 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) Tahap II, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (27/02/2026) pagi. (ahu)

Jumat Pagi di Area Halaman Belakang MTsN 3 HSS

 Sabtu, 28 Februari 2026




Beginilah suasana di area halaman belakang Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (27/02/2026) pagi. (ahu)

Tarawih Malam Kesepuluh Ramadhan 1447 H di Langgar Al Kautsar

 Sabtu, 28 Februari 2028

Langkah basah menuju ampunan. Di tengah guyuran hujan deras yang mengguyur tanpa jeda, saya melangkah menuju Langgar Al Kautsar, yang ada di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, yang berjarak sekitar lima puluh meter dari rumah. Payung saya genggam erat, menahan rintik yang kadang berubah menjadi curahan deras, pada hari Jumat (27/02/2026) malam Sabtu, malam kesepuluh Ramadhan 1447 H. 

Hujan malam itu bukan sekadar basah ; ia seperti ujian kecil tentang niat dan langkah—apakah tetap melangkah atau memilih berteduh lebih lama. Langkah saya terasa ringan meski jalanan becek dan udara dingin menusuk sela-sela pakaian. Ada rasa syukur yang sulit dijelaskan setiap kali menuju langgar dalam suasana seperti itu. 

Cahaya lampu langgar yang temaram dari kejauhan menghadirkan kehangatan tersendiri—seakan memanggil siapa pun yang rindu bersujud. Malam itu saya berniat mengikuti shalat fardhu Isya berjamaah, dilanjutkan Tarawih. Dalam saf Tarawih, posisi saya berada di saf depan sebelah kanan, tepat di samping dinding langgar. 

Di sebelah kiri saya berdiri Rizal, dengan khusyuk yang sama-sama kami upayakan. Ada ketenangan tersendiri berada di saf terdepan—lebih dekat dengan imam, lebih dekat pula dengan gema bacaan ayat-ayat suci. Saya mengenakan baju muslim putih, tapih hijau Chamuy yang sederhana namun nyaman, serta kopiah hitam bermotif yang sudah cukup lama menemani ibadah-ibadah Ramadhan. 

Pakaian boleh sederhana, tetapi semoga hati tetap bersih dalam menghadap-Nya. Bertindak sebagai imam Tarawih malam itu adalah Qari Saifurrahman. Suaranya mengalun lembut namun tegas, menyentuh relung hati, terutama ketika membaca ayat-ayat tentang rahmat dan ampunan. Setiap jeda antara rakaat terasa seperti ruang hening untuk merenung—tentang dosa, tentang harapan, tentang doa-doa yang belum sempat terucap. 

Pembacaan Shalawat dan Doa ada Sony Ashar, Ipung, dan Budi Nida. Lantunan Shalawat mereka menambah kekhusyukan suasana. Di luar, hujan masih turun, tetapi di dalam langgar, hati terasa hangat. Seakan setiap tetes hujan di luar menjadi saksi langkah-langkah kecil kami menuju ampunan. Ramadhan memang selalu menghadirkan suasana yang berbeda. 

Malam kesepuluh ini menjadi pengingat bahwa waktu berjalan begitu cepat. Rasanya baru kemarin kita memulai puasa, kini sudah memasuki fase pertengahan pertama. Semoga sepuluh malam awal yang telah terlewati dipenuhi rahmat, dan sepuluh malam berikutnya membawa ampunan yang lebih luas. Sesuai jadwal, untuk malam Ahad imam Tarawih akan dipimpin oleh Qari Muhammad Ilmi. 

Semoga Allah senantiasa menjaga kesehatan para imam dan jamaah, serta memberikan keistiqamahan kepada kita semua untuk terus memakmurkan langgar kecil ini—baik dalam hujan deras maupun malam yang cerah. Hujan malam itu akhirnya reda ketika kami selesai. Namun kesejukan yang tertinggal di hati semoga tak pernah reda. Sebab langkah kecil menuju langgar, sejatinya adalah langkah panjang menuju ridha-Nya. (ahu)

Jumat Pagi di Ruang PTSP MTsN 3 HSS

 Sabtu, 28 Februari 2026




Ruang Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (27/02/2026) pagi. (ahu)

Langit Cerah Menyapa MTsN 3 HSS di Angkinang Selatan

 Sabtu, 28 Februari 2026






Langit biru membentang luas, dihiasi awan putih yang berarak pelan, seakan menyambut siapa pun yang melangkah masuk melalui pondasi gerbang megah ini. Pagi menjelang siang di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) terasa begitu teduh dan menenangkan. Cahaya matahari yang hangat jatuh di sela-sela pepohonan, memantulkan bayangan lembut di atas paving halaman madrasah. 

Bangunan yang berdiri rapi dengan balutan warna hijau khas madrasah berpadu harmonis dengan taman yang tertata bersih di sisi kanan dan kiri. Deretan tanaman hias dan pepohonan rindang bukan hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menghadirkan suasana belajar yang sejuk dan nyaman. Di kejauhan, ruang-ruang kelas tampak tenang, menjadi saksi semangat para siswa menuntut ilmu. 

Terletak di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, MTsN 3 HSS bukan sekadar tempat belajar, melainkan ruang tumbuh bagi generasi penerus. Pondasi gerbang yang menjulang kokoh seakan melambangkan tekad kuat untuk terus membangun masa depan yang lebih baik. Pada hari Jumat (27/02/2026) pagi itu, suasana terasa begitu bersahaja namun penuh makna. 

Di bawah langit cerah Angkinang Selatan, langkah-langkah kecil menuju ruang kelas membawa harapan besar. Dari halaman inilah, cita-cita dirajut, karakter ditempa, dan ilmu ditanamkan untuk bekal kehidupan. Satu lagi potret sederhana yang menyimpan cerita : tentang cahaya pagi, tentang keteduhan lingkungan madrasah, dan tentang semangat yang tak pernah padam di bumi Hulu Sungai Selatan. (ahu)

Rabu Pagi Menengok Taman Bak Semen MTsN 3 HSS

 Sabtu, 28 Februari 2026 Taman bak semen Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Ang...