Rabu, 08 Juli 2026

Saat Ziarah di Makam Datu Taniran HSS Suatu Pagi

 Kamis, 9 Juli 2026









Saat ziarah di Makam Datu Taniran, yang berlokasi di sekitaran Desa Taniran Kubah, Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Ahad (21/06/2026) pagi. (ahu)

Menyongsong Haul ke 166 Tahun 1448 H / 2026 M Datu Taniran : Menapak Jejak Ulama Pewaris Cahaya Dakwah

 Kamis, 9 Juli 2026




Ada masa ketika seorang alim telah berpulang meninggalkan dunia, namun cahaya ilmu, keteladanan, dan perjuangannya tetap hidup di tengah umat. Demikianlah sosok Syekh H. Muhammad Thayyib (H. Sa'duddin), yang lebih dikenal masyarakat sebagai Datu Taniran. Hingga hari ini, nama beliau tetap dikenang dengan penuh hormat, sementara doa dan kecintaan masyarakat terus mengalir dari generasi ke generasi. 

Insya Allah, dalam waktu dekat akan digelar Haul ke-166 (1448 H/2026 M) Datu Taniran, sebagai ikhtiar mengenang jasa seorang ulama yang telah mendedikasikan hidupnya untuk menyebarkan syiar Islam, membimbing umat, serta menanamkan nilai-nilai keimanan dan akhlak mulia di Hulu Sungai Selatan dan sekitarnya. Berdasarkan informasi yang diterima, rangkaian haul akan dilaksanakan dalam dua kesempatan. 

Pertama, pada Senin malam, 20 Juli 2026, bertempat di Kubah Makam Datu Taniran, Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kemudian acara kedua akan dilaksanakan pada Selasa pagi, 21 Juli 2026, di Masjid As Sa'adah, Desa Taniran Kubah. Kegiatan ini diperkirakan akan dihadiri jamaah dari berbagai daerah di Kalimantan Selatan dan wilayah sekitarnya.

Datang untuk bersilaturahmi, berdoa, serta mengambil berkah dari majelis yang penuh dengan lantunan zikir, pembacaan maulid, dan doa. Datu Taniran merupakan salah seorang ulama kharismatik yang memiliki peran penting dalam perjalanan dakwah Islam di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Keilmuan yang mendalam, ketawadhuan, serta kegigihan beliau dalam membimbing masyarakat telah meninggalkan jejak yang tidak lekang oleh waktu. 

Keteladanan beliau terus menjadi inspirasi bagi umat untuk mencintai ilmu, memuliakan agama, dan memperbaiki diri. Beliau dilahirkan di Dalam Pagar, Martapura, sekitar tahun 1194 Hijriah / 1774 M, dan menghadap Allah SWT pada 5 Shafar 1278 Hijriah atau sekitar tahun 1858 Masehi. Walaupun raga telah lama berpisah dengan dunia, warisan ilmu dan amal salehnya masih terasa manfaatnya hingga sekarang. Haul bukan sekadar mengenang sejarah atau mengenang seorang tokoh besar. 

Lebih dari itu, haul menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat meneladani para ulama sebagai pewaris para nabi. Dari mereka, kita belajar bahwa kemuliaan bukanlah pada banyaknya harta atau kedudukan, melainkan pada ilmu yang diamalkan, akhlak yang mulia, dan pengabdian yang tulus kepada Allah SWT serta kepada sesama manusia. 

Semoga pelaksanaan Haul ke 166 Datu Taniran berlangsung dengan lancar, membawa keberkahan bagi seluruh jamaah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi wasilah bagi kita semua untuk semakin mencintai para ulama, meneladani perjuangan mereka, dan memperkokoh keimanan dalam menjalani kehidupan. 

Ya Allah, limpahkanlah rahmat-Mu kepada para ulama yang telah mengajarkan ilmu dan membimbing umat. Jadikan kami termasuk orang-orang yang mampu mengambil hikmah dari kehidupan mereka, mengamalkan ilmu yang bermanfaat, serta memperoleh keberkahan melalui kecintaan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh. Aamiin. (ahu)

Suatu Pagi di Ruang Tata Usaha MTsN 3 HSS

 Kamis, 9 Juli 2026





Suasana di ruang Tata Usaha (TU) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (02/07/2026) pagi. (ahu)

Kedamaian Pagi di Kamat Pakuan Timur : Perjalanan Sederhana Menjemput Berkah Walimah

 Kamis, 9 Juli 2026







Kamis (09/07/2026) pagi, matahari baru saja naik, memancarkan cahaya hangat yang menerobos di sela-sela rimbunnya dedaunan. Udara masih terasa bersih dan menyegarkan saat saya bersiap memanaskan mesin sepeda motor butut kesayangan. Hari ini ada agenda spesial, menemani Ibu menghadiri undangan walimah pernikahan salah satu kerabat. Tujuan kami adalah Dusun Kamat, sebuah wilayah di Desa Pakuan Timur, Kecamatan Telaga Langsat, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Secara jarak, tempat ini sebenarnya tidak terlalu jauh dari rumah kami di Desa Angkinang Selatan—hanya sekitar 3,5 kilometer. 

Namun, perjalanan singkat ini justru menyuguhkan ketenangan yang mahal harganya. Sepanjang jalan, deru halus motor tua kami seolah menyatu dengan alam. Begitu memasuki kawasan Dusun Kamat, atmosfer khas pedesaan langsung menyergap. Tenang, damai, dan sangat asri. Sesampainya di lokasi, suasana hangat pedesaan itu terpampang jelas, keasrian yang terjaga, halaman berumput hijau yang teduh di bawah naungan pohon rindang menjadi tempat bersandar motor-motor para tamu. 

Arsitektur kampung yang khas, di seberang jalan, rumah-rumah warga berdiri sederhana namun kokoh, dikelilingi rimbunnya pohon pisang dan tanaman liar yang menghijau subur. Langit biru bersih, langit pagi itu begitu cerah tanpa celah awan kelabu, seolah ikut merestui kebahagiaan kedua mempelai yang sedang melangsungkan hajatan. Menghadiri walimah di kampung seperti ini bukan sekadar datang untuk makan dan berfoto. 

Ini adalah momen merawat silaturahmi, melihat senyum ramah tetangga dan kerabat, serta menikmati kembali ritme hidup pedesaan yang lambat namun menenteramkan hati. Perjalanan sederhana dengan motor butut bersama Ibu pagi ini kembali mengingatkan saya, bahwa kebahagiaan dan kedamaian sering kali tidak butuh kemewahan. Cukup hamparan rumput hijau, langit yang bersih, dan langkah kaki yang disambut hangat oleh kerabat di ujung jalan. (ahu)

Video : Proses Pembangunan RKB MTsN 3 HSS Terus Berlangsung

 Kamis, 9 Juli 2026

Proses pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (09/07/2026) pagi. (ahu)

Video : Progress RKB MTsN 3 HSS Kamis Pagi

 Kamis, 9 Juli 2026

Beginilah tahapan proses pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, hingga hari Kamis (09/07/2026) pagi. (ahu)

Video : Gedung Laboratorium dan Perpustakaan MTsN 3 HSS Kamis Pagi

 Kamis, 9 Juli 2026

Menengok sejenak bangunan Gedung Laboratorium dan Perpustakaan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (09/07/2026) pagi. (ahu)

Video : Bunga Mawar Merah di MTsN 3 HSS Kamis Pagi

 Kamis, 9 Juli 2026

Tanaman bunga mawar merah yang ada di Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS), berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (09/07/2026) pagi. (ahu)

Suasana di Area Depan Stadion Murakata Mandingin Barabai HST Rabu Siang

 Kamis, 9 Juli 2026




Melihat suasana di area depan Stadion Murakata, yang ada di sekitaran Mandingin, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (08/07/2026) siang. Sebelum menyaksikan laga lanjutan babak perempat final turnamen sepakbola Bupati HST Cup Tahun 2026. Stadion ini berjarak sekitar 24 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. (ahu)

Video : Kamis Pagi di Halaman Depan Rumah di Desa Angkinang Selatan

 Kamis, 9 Juli 2026

Beginilah suasana di halaman depan rumah saya, berlokasi di sekitaran RT 1 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Kamis (09/07/2026) pagi. (ahu)

Video : Junjung Sportivitas pada Bupati HST Cup Tahun 2026

 Rabu, 8 Juli 2026

Junjung sportivitas pada laga lanjutan babak perempat final turnamen sepakbola Bupati HST Cup Tahun 2026, di Stadion Murakata, yang ada di sekitaran Mandingin, Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (08/07/2026) sore. Berjarak sekitar 24 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. (ahu)

Saat Ziarah di Makam Datu Taniran HSS Suatu Pagi

 Kamis, 9 Juli 2026 Saat ziarah di Makam Datu Taniran, yang berlokasi di sekitaran Desa Taniran Kubah, Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Sela...