Kamis, 6 Agustus 2026
Menikmati suasana di kawasan Timbuk Ril Angkinang, yang berlokasi di sekitaran Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Jumat (24/04/2026) pagi. Hamparan hijau pepohonan pisang yang berjajar di sepanjang jalan berpadu dengan langit biru yang cerah, menghadirkan ketenangan yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Cahaya mentari pagi yang perlahan menyapa bumi seakan memberi semangat baru untuk memulai hari. Di tempat sederhana inilah saya selalu menemukan kebahagiaan. Tidak ada hiruk-pikuk kota, tidak ada kemewahan yang memanjakan mata.
Hanya jalan yang membelah hamparan alam, semilir angin yang berembus lembut, serta suara alam yang menjadi teman perjalanan. Bagi sebagian orang, pemandangan ini mungkin terlihat biasa. Namun bagi saya, setiap sudutnya menyimpan makna, menghadirkan rasa syukur, ketenangan, dan kebahagiaan yang tulus. Kesederhanaan justru menjadi wajah keindahan yang sesungguhnya—indah tanpa dibuat-buat, menenangkan tanpa harus memikat secara berlebihan.
Semoga pesona alam yang masih asri ini senantiasa terjaga, agar generasi mendatang tetap dapat menikmati keindahan yang sama, sekaligus merasakan kedamaian yang selalu saya rasakan setiap kali melintasi kawasan Timbuk Ril Angkinang. Terkadang, kebahagiaan tidak datang dari tempat yang mewah, melainkan dari perjalanan sederhana yang membuat hati merasa pulang. (ahu)