Minggu, 17 Mei 2026

Suatu Pagi Menu MBG Disajikan Kepada Siswa MTsN 3 HSS

 Ahad, 17 Mei 2026






Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) menikmati sajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG), di ruang kelas mereka, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (13/05/2026) pagi. (ahu)

Suatu Siang di Masjid Al Husaini Bustani Mursinah Bakarung HSS

 Ahad, 17 Mei 2026




Saat berada di dalam Masjid Al Husaini Bustani Mursinah, berlokasi di sekitaran Desa Bakarung, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Senin (13/04/2026) siang. Berjarak sekitar 3 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. (ahu)

Ada Penjual Kerupuk dengan Sepeda Tinjak di Area Depan MTsN 3 HSS Suatu Pagi

 Ahad, 17 Mei 2026







Pada hari Senin (11/05/2026) pagi, matahari baru saja membasuh sisa embun di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS). Di saat deru mesin kendaraan mulai merajai jalanan Kalimantan Selatan, sebuah pemandangan kontras menghentikan langkah di area depan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 HSS. Sesosok wanita paruh baya bersahaja, berselimut hijab hitam, tampak sedang menepikan sepeda tinjaknya. 

Roda-roda kurus sepeda itu bukan sekadar alat transportasi, melainkan mesin waktu yang setia menemaninya menjemput rezeki yang kian hari kian tak menentu. Di atas boncengan sepedanya, sebuah keranjang plastik putih berisi tumpukan kerupuk terikat erat—menjadi saksi bisu perjuangan tanpa keluh. Hari itu, ia melepas lelah sejenak di balik bayang-bayang tiang beton, merapikan barang bawaannya dengan jemari yang barangkali telah mati rasa oleh dinginnya angin pagi dan kerasnya setang sepeda.  Ada keheningan yang megah di sana. 

Di tengah hiruk-pikuk anak-anak madrasah yang bergegas masuk kelas menuntut ilmu, ibu ini sedang mengajari kita semua tentang kurikulum kehidupan yang sesungguhnya : keteguhan, harga diri, dan keikhlasan. Ia tidak meminta-minta. Ia memilih melipat jarak berkilometer-kilometer dengan kekuatan kakinya sendiri, menjajakan renyahnya kerupuk demi menyambung asa. Di balik anyaman tas plastik bermotif merah-hitam yang diletakkannya di lantai paving, tersimpan harapan-harapan sederhana yang terus dikayuh setiap hari. 

Potret di area depan MTsN 3 HSS pagi ini adalah sebuah tamparan lembut bagi kita yang sering mengeluh atas hal-hal kecil. Bahwa di sudut Angkinang Selatan, hidup dipelihara bukan dengan kemewahan, melainkan dengan kayuhan demi kayuhan yang konsisten, penuh doa, dan bermartabat. Semoga roda sepeda itu selalu membawa berkah, dan setiap renyah kerupuk yang terjual menjadi butiran pahala yang menuntunnya pada ketenteraman. (ahu)

Suatu Malam di Sekitaran Desa Bamban HSS

 Ahad, 17 Mei 2026






Suasana di sekitaran Desa Bamban, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (06/05/2026) malam Kamis. Berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. (ahu)

Siswa MTsN 3 HSS Perlihatkan Pedang Buatan dari Kayu Suatu Pagi

 Ahad, 17 Mei 2026




Seorang siswa Kelas VIII Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) memperlihatkan pedang buatan dari kayu, di area depan madrasah, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimamtan Selatan, pada hari Kamis (23/04/2026) pagi. (ahu)

Sabtu, 16 Mei 2026

Puisi AHU : Aturan Gelimang Hantaran Pengaruh Cerita Ilusi

 Ahad, 17 Mei 2026

Pamrih kesungguhan logika tendensi lampau optimis
remang dimensi panutan gelombang penuh jejak nafiri
impian stigma remang prasangka optimis penuh firasat
lampau umpama gelora panutan tirani suara kekuatan
cumbu kenangan stigma guramang pantau senantiasa
dimensi panutan ranum lelakon cahaya penuh cinta

Aturan gelimang hantaran pengaruh cerita ilusi
merasuk pondasi dinamika watak celah watak senantiasa
pamrih temaram konotasi argumentasi sejarah lampau
saling mengikat dimensi realita takjub isyarat nafiri
gugah arah panutan kekuatan pamrih tendensi intonasi
seteru terjang impian kelabu elegi pamrih seteru ragu

Wacana diri gemuruh jejak seteru optimis sangka
lindap ketentuan perjuangan penuh ketentuan nyata
aroma seteru tabiat pejuangan gelisah penuh kentara
semburat kehangatan intim merasuk jelajah cinta
sukma derajat digjaya sembilu ragam langkah
hegemoni statis gempita antusias gemerlap cahaya

Gemerlap ritus cahaya anulir sinis membara asmara
cerita panjang guramang antusias perangai lagu imitasi
kentara panutan diri gontai semampai stigma arah
pendam arus kesunyian diri nestapa merajut tirani
semburat waktu perangai imajinasi jingga terpana
kembara ritus panutan jejak penuh sembilu

Angkinang Selatan, 17 Mei 2026

Saat Singgah di Sebuah Warung Bakso di Sekitaran Barikin HST Suatu Malam

 Ahad, 17 Mei 2026







Suasana di sebuah warung bakso, yang ada di sekitaran Barikin, Kecamatan Haruyan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (06/05/2026) malam Kamis. Saya singgah di sana membeli nasi goreng, sepulang dari Labung Anak. (ahu)

Suatu Pagi Siswa MTsN 3 HSS Menikmati MBG

 Ahad, 17 Mei 2026








Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) menikmati menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di kelas masing-masing, berlokasi di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten HSS, Kalimantan Selatan, pada hari Rabu (13/05/2026) pagi. (ahu)

Puisi AHU : Tekad Kuat Semburat Kemampuan Tegas Dedikasi

 Ahad, 17 Mei 2026

Umpama nyata senarai janji dilematis remang antusias
aturan santun etalase jejak penuh dengan isyarat latah
beban dimensi kekal wajah ritus semampai semburat tajam
cenderung hadir kemudi penasti ikatan langkah guramang
dimensi sanubari tabiat kekasih penuh bimbang
gebalau ragam penasti arus gelombang antusias

Tekad kuat semburat kemampuan tegas dedikasi
jaminan rasa kendali sugesti andil langgam isyarat
hambatan diri maksud saling menikam beribu tabiat
impian seteru pulang batas harapan optimis gelisah
jangkau selera ingatan tegas panorama purnama rindu
kepastian pandangan sentimen gulita resiko tuntas
celah antusias gemerlap gebalau restu imajinasi potensi

Ruang tendensi optimis beban ketentuan jaminan tentu
kendali ritus terawang elegi sembilu aturan prasangka
langkah gemerlap tajam etalase obsesi tajam gebalau
sembilu arus waktu impian sengkarut upaya senantiasa
gebalau panutan suara penantian kembara lestari
pongah sentimen urgensi stigma panutan takluk

Dominasi langkah etalase semerbak ranum kinanti
ilusi purnama gejolak potensi alasan sanubari asumsi
tegas imitasi gelombang optimis temaram aturan jelita
obsesi retas wacana imitasi optimis kendali wewenang
upaya remang fantasi ikatan sempurna fantasi optimis
alasan derajat panutan hegemoni semburat menikam

Angkinang Selatan, 17 Mei 2026

Ada Makam Keturunan Raja Banjar di Parumahan Taniran Kubah HSS

 Ahad, 17 Mei 2026



Ada terpasang sebuah spanduk plang informasi keberadaan Makam Datu Amandit di kawasan Parumahan, Timbuk Ril Angkinang, berlokasi di sekitaran Desa Taniran Kubah, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Nama beliau Pangeran Abdullah (Pangeran Tengah Amandit), putera dari Sulthan Suriansyah, Sultan Banjar Pertama. 

Juga ada makam isteri Pangeran Abdullah bernama Ratu Nurjannah binti Pangeran Abdurrahman. Pada plang itu tertera masa pemerintahan Pangeran Abdullah 1560 - 1581 M. Parumahan sudah tidak asing lagi bagi saya. Berjarak sekitar 2,5 kilometer dari Desa Angkinang Selatan, tempat saya tinggal. 

Parumahan terkenal sebagai kawasan yang angker dan menyeramkan. Karena memang lokasinya cukup jauh dari pemukiman, rimbun dengan tanaman liar dan pepohonan. Terletak di antara dua desa, yakni Desa Tawia dan Desa Taniran Kubah. Beberapa puluh tahun silam sebelum penemuan makam tersebut, saya kerap lewat jalan sana. 

Saat mengambil titipan ikan yang dicari orangtua saya di Wawaran, setiap musim kemarau. Setelah penemuan makam saya tidak pernah lagi lewat sana. Mengetahui penemuan makam dari informasi yang berseliweran di dunia maya. Diantaranya akun Youtube Warung Jusni dan Gusti Muhammad Noviannor. (ahu)

Sastrawan / Penulis dari Kabupaten Tanah Laut : Taufik Nor

 Ahad, 17 Mei 2026



Sastrawan / penulis dari Kabupaten Tanah Laut yang berlatar tenaga pendidik atau guru, bernama Taufik Nor. Saya kenal dengannya pertama kali saat pelaksanaan Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) Tahun 2017 di Kandangan. Terakhir bertemu pada ASKS Tahun 2025 di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala. Sosok yang ramah, rendah hati, dan komunikatif. (ahu)

Suatu Pagi Menu MBG Disajikan Kepada Siswa MTsN 3 HSS

 Ahad, 17 Mei 2026 Siswa Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS) menikmati sajian menu Makan Bergizi Gratis (MBG), di ...