Sabtu, 14 Maret 2026
 |
| Mushala MTsN 3 Hulu Sungai Selatan. (ahu) |
Mentari pagi perlahan menyibak pepohonan di sekitar lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Hulu Sungai Selatan (HSS). Sinar hangatnya jatuh tepat di halaman mushala, memantulkan cahaya lembut pada dinding dan pintu berwarna hijau yang tampak bersih dan terawat. Suasana terasa tenang, seakan mengajak siapa saja yang datang untuk sejenak berhenti dari kesibukan. Pada hari Jumat (13/03/2026) pagi, saya menengok sejenak mushala yang berada di lingkungan MTsN 3 HSS.
Letaknya di sekitaran RT 3 Desa Angkinang Selatan, Kecamatan Angkinang, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Meski masih terbilang baru, bangunan ini sudah menjadi bagian penting dari kehidupan madrasah. Mushala tersebut dibangun sekitar dua tahun lalu, tepatnya pada masa awal kepemimpinan Bapak H Obtain Hary Subagyo sebagai Kepala Madrasah.
Kehadirannya menambah nuansa religius sekaligus menjadi ruang yang menghidupkan kegiatan ibadah bagi para siswa, guru, dan seluruh warga madrasah. Dari halaman depan, bangunan mushala tampak sederhana namun meneduhkan. Atapnya yang kokoh, tiang-tiang berwarna hijau, serta pintu kaca yang rapi memberi kesan bersih dan terawat. Di sinilah kelak lantunan doa, bacaan Al-Qur’an, dan langkah-langkah kecil para siswa menuju shalat berjamaah menjadi bagian dari denyut kehidupan madrasah setiap hari.
Keberadaan mushala ini bukan sekadar bangunan fisik. Ia menjadi simbol tumbuhnya semangat spiritual di lingkungan pendidikan. Seiring waktu, MTsN 3 Hulu Sungai Selatan terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. MTsN 3 HSS kian gemilang dan eksis, melangkah maju membina generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. (ahu)